Tag Archives: bumi sehat bali

Hello World! :)

Tok tok tok….Ada orang di sini? :D

Waaw udah berapa tahun ya blog ini ga berpenghuni? Banyak komentar-komentar yang nunggu dimoderasi sementara pemiliknya entah kemana. Alasannya:

1. Sibuk (huuuu…)

2. Lagi stop program hamil. Ini karena beberapa bulan terakhir saya dan suami lagi heboh merenovasi rumah yang ternyata juga menguras rekening tabungan, waktu dan tenaga. Sementara program hamil pun juga sama kan? Daripada stress ga puguh, akhirnya salah satu musti ngalah dong.

Saya juga sempat ngerasa down setelah beberapa bulan mencoba program hamil dan masih belum berhasil :(. Saya ngerasa butuh untuk break beberapa saat, dan belajar berbaik sangka terhadap seluruh keputusan Allah SWT. Alhamdulillah, Allah SWT memberi hidayah untuk ‘berobat’ dengan Al-Qur’an. Jadi di saat lagi down-down-nya, saya mencoba kebiasaan baru menambah kuantitas dan kualitas membaca Al-Qur’an. Yang sebelumnya cuma sehari sekali, jadi sehari lima kali di setiap waktu shalat. Dan ternyata sangat efektif loh. Hati jadi terasa lebih lapang dan apapun yang terjadi di kehidupan ini, baik atau buruk, jadi lebih mudah untuk disyukuri. Coba deh…:)

Setelah saya bisa me-manage perasaan negatif di dalam diri, baru deh saya bisa pikir-pikir lagi untuk mulai program hamil. Apalagi Ibu juga udah mulai senewen karena saya tetap keras kepala ga mau cek ke dokter :)). Sebenarnya bukan ga mau, tapi saya belum nemu dokter yang cocok. Ada dua syaratnya, yang pertama harus perempuan, yang kedua ga duit oriented (baca: obat oriented, program hamil non-alami oriented). Di mana tuh carinya?

Ngomong-ngomong saya tinggal di Bali, dan sekitar dua minggu yang lalu saya dapat kesempatan untuk ngobrol-ngobrol dengan Ibu Brenda Richmond, penulis buku Gentle Birth. Beliau kurang lebih punya pandangan yang sama dengan saya soal gaya hidup sehat. Beliau juga bersama Ibu Robin Lim ( yang menang CNN Awards tahun lalu) adalah founder Klinik Bersalin Bumi Sehat di Ubud. Sebetulnya saya sudah sangat lama mengenal Klinik Bumi Sehat, karena Ibu Robin adalah mertua teman SMA dulu, dan tempat tinggal saya pun ga jauh dari Ubud. Tapi belum pernah sekalipun berkunjung ke sana, karena….ya karena saya kan ga hamil….

Tapi Ibu Brenda menyarankan saya untuk datang ke sana untuk melakukan terapi akupuntur. Lagi-lagi sebetulnya saya juga sudah lama tahu bahwa di Bumi Sehat memang ada layanan akupuntur. Tapiii yang bikin saya segan, akupunturnya dilakukan di ruang terbuka dan dicampur antara pasien/terapis laki-laki dan perempuan. Untuk saya yang berjilbab kan ga bisa dong. Bu Brenda lalu memberikan kontak salah satu akupunturis di sana yang memang spesialis di bidang ginekologi dan fertiliti, namanya Juliana.

Singkat cerita, iseng-iseng lah saya mengkontak Juliana. Yang jadi perhatian utama saya adalah pertama, apakah saya bisa mendapat tempat tertutup pada saat treatment dan yang kedua masalah biaya. Karena selama ini seringkali program kehamilan kami berhenti di tengah jalan karena biayanya terlalu mahal dan ujung-ujungnya malah bikin pusing. Ga bagus juga kan stress untuk kesuburan…:))

Alhamdulillah, Juliana merespon dengan positif dengan menjanjikan akan berusaha mencarikan tempat yang tertutup selama saya menjalani akupuntur. Dan, teman saya yang pernah akupuntur di Bumi Sehat juga memberi kabar menyenangkan bahwa semua pelayanan di Bumi Sehat itu gratis (untuk orang lokal Indonesia), kita hanya memberikan donasi semampunya dan serelanya. Awwwww….senangnya…..

Kemarin saya sudah melakukan kunjungan pertama saya ke Bumi Sehat dan berkonsultasi dengan Juliana. Untuk detailnya, tunggu postingan selanjutnya ya :).

Sementara, silakan dengar rekaman audio talkshow Ibu Brenda tentang Healthy Living. Penting dan bermanfaat deh….:)

Brenda Richmond-Healthy Living