Nanas, To Eat or Not To Eat?

Untuk orang Indonesia, sudah jadi informasi umum yang diwariskan turun menurun kalau ibu hamil atau perempuan yang ingin hamil dilarang makan nanas karena bisa mengakibatkan keguguran atau hamilnya ga jadi-jadi. Kebetulan nanas termasuk buah favorit saya, ga kebayang deh asinan Bogor atau rujak bebek tanpa nanas apa jadinya coba. Jadi ‘peraturan’ ga boleh makan nanas rasanya beraaaat banget untuk dipatuhi😀.

Anehnya, di dua buku yang saya baca, nanas justru sangat disarankan untuk mereka yang ingin hamil. Katanya sih nanas mengandung enzim bromelain yang bisa membantu proses impantasi setelah sel telur dan sperma bertemu. Karena alasan itu nanas sangat disarankan untuk dikonsumsi setelah masa ovulasi, terutama untuk mereka yang bermasalah LPD.

Waduh, mana yang bener nih? Pengen nyoba, kok ingat nasehat nenek. Ga pengen nyoba, siapa tau memang bisa membantu terjadinya kehamilan. Aaaah dilema deh…

Kayanya, saya untuk sementara ikut kata nenek aja deh. Tapiii kalau dalam 3 bulan program hamil ini belum berhasil juga…Boleh juga tuh nanas. Sekaligus mengobati kanget akibat puasa makan nanas selama berbulan-bulan ini.

Asinan Bogor here I come😀.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s